24 April 2012

Demi NKRI terpaksa saya menulis ini..

Awalnya saya kurang setuju dengan keputusan pemerintah yang mengusulkan kanaikan harga BBM.
Tetapi belakangan pendangan saya sedikit berubah setelah membaca tulisan ringan di sebuah blog yang menyampaikan cara pandang berbeda mengenai kontroversi yang belakangan berkembang, dan diputus mengambang tersebut.

Kalau NKRI ini diibaratkan bisnis, cepat atau lambat NKRI akan mencapai titik balik dimana sebagian besar keuntungan (baca: pendapatan negara dari pajak, BUMN dll) akan habis sia-sia jika BBM tetap dipatok dengan harga yang sama setiap tahun. Kenapa?

BBM yang dibeli mahal dari luar negri harus dijual murah ke negara ini dengan selisih diambilkan dari APBN yang merupakan jantung pertahana sebuah negara.

Tanpa bermaksud mengecilkan imbas yang ditimbulkan atas kenaikan harga BBM, saya lebih setuju kalau subsidi pada setiap liter BBM dialihkan untuk keperluan yang lain saja (pendidikan, kesehatan pembangunan misalnya)..

Berikut beberapa pertanyaan yang perlu diajukan buat teman-teman yang anti kenaikan harga BBM yang sebagian saya comot dari blognya mas Pri di sebelah:

Tahukah anda, BBM adalah minyak bumi yang merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diciptakan?
Kelak suatu saat BBM akan habis dan tidak bisa kita nikmati lagi?

Tahukah anda, negara-negara yang menjual BBM murah ke rakyatnya adalah negara-negara yang memiliki produksi minyak lebih banyak dari yang dikonsumsi?
Indonesia adalah net-importir minyak bumi, minyak yang kita import jauh lebih besar dari yang kita eksport.

Jika anda tidak setuju subsidi BBM dikurangi, menurut anda kapan saat yang tepat untuk mengurangi subsidi BBM?

Tahukah anda bahwa ketika Indonesia mengalami inflasi (harga barang-barang kebutuhan naik), hanya BBM yang harganya sama setiap tahunnya.
Itu artinya semakin kuat inflasi, semakin banyak dana yang dibutuhkan agar rakyat mampu membeli BBM dengan harga yang sama.

Menurut anda, mengapa BBM harus dihargai Rp 4500?
Mengapa tidak Rp 3000, Rp 1500, Rp 500 atau gratis misalnya?
Berapa harga yang pantas menurut anda?

Mengapa hanya BBM yang disubsidi? Mengapa tidak beras? Mengapa tidak pula pendidikan? atau kesehatan?
Apakah menurut anda yang lain tidak lebih penting dibandingkan BBM?

Konsumsi BBM setiap tahu selalu naik, sementara produksi BBM terbatas.
Jika andan di posisi pemerintah, menurut anda solusi apa yang sebaiknya dilakukan untuk membatasi konsumsi BBM yang terus membengkak ini?

Tahukah anda bahwa sebagian besar pengkonsumsi BBM berasal dari pulau Jawa, lebih spesifik lagi Jabodetabek? Lebih detail lagi mobil-mobil dengan cc besar yang rakus bahan bakar.
Sadarkah anda bahwa dengan logika tersebut subsidi BBM yang diambil dari "uang rakyat" lebih banyak dinikmati penduduk yang dimaksud di atas?

Mengapa menurut anda tidak menjadi masalah ketika minyak disedot habis-habisan dari daerah kemudian sebagian besar hasilnya dijual dengan harga sangat murah di Pulau Jawa dan ibukota?

Tahukah anda bahwa populasi Indonesia adalah sekitar 240 juta jiwa, atau peringkat empat dunia?
Tahukah anda bahwa produksi minyak bumi Indonesia itu hanya sekitar 1 juta barrel/hari, atau hanya peringkat 21 dunia?
Sadarkah anda bahwa jika produksi minyak bumi dibagikan sama rata ke seluruh penduduk Indonesia, maka setiap jiwa hanya akan mendapat 1,52 barrel/tahun, atau setara dengan hanya 242 liter minyak bumi/tahun? (dan tak seluruhnya dapat dikonversikan menjadi BBM).
Sadarkah anda bahwa untuk setiap mobil yang mengisi BBM sebanyak 2000 liter/tahun, akan ada 7 warga lain tak menikmati BBM sama sekali?
Apa yang akan anda lakukan untuk mengatasi ketidakadilan ini?

Tahukah anda bahwa cadangan minyak (proven reserve) Indonesia adalah sekitar 4.050.000.000 barrel.
Dengan produksi 1 juta barrel/hari, maka cadangan minyak itu akan habis hanya dalam waktu 11 tahun?

Sadarkah anda bahwa salah satu orang yang paling keras menentang kenaikan harga BBM adalah orang yang sama yang menandatangani nota kesepahaman dengan IMF untuk menghapus subsidi BBM?

Yakinkah anda bahwa anda bukanlah korban politik yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang ingin menarik simpati dengan cara-cara apapun termasuk mengesampingkan keselamatan negara??

Gorontalo, april 2012.

Komentar untuk artikel ini,