09 Februari 2013

Dongeng Poligami


Tersebutlah sebuah kampung fiksi.
Penduduknya menghisap ratusan rokok dalam sehari.
Tak peduli kesehatan tubuh sendiri,
Persyetan dengan kesehatan anak dan istri..

Tuhan yang terusik memutuskan untuk melakukan intervensi.
DIA mengirimkan Nabi untuk memperingatkan bahaya ratusan rokok dalam sehari.
Akhirnya turun ayat untuk membatasi "4 batang sajalah dalam sehari"..

Peringatan Tuhan didengar.
Akhlak manusia berhasil diperbaiki.
Sekarang manusia menghisap rokok maksimal 4 batang saja dalam sehari..

Sekian ribu tahun berlalu...
Pengetahuan manusia semakin berkembang.
Berbagai penelitian akhirnya membuktikan, banyak merokok tidak baik untuk kesehatan.

Tetapi sayangnya..
Anjuran Sang nabi telah menjadi harga mati..
4 batang sehari adalah sunah yang wajib diikuti..
Manusia merasa sayang membuang kenikmatan, walaupun mereka tahu itu tidak baik untuk kesehatan ..
Bahkan para ulama yang notabene adalah yang paling menguasai ajaran Nabi beramai-ramai berdiri paling depan untuk mempromosikan "4 batang saja dalam sehari"..

Bukannya mencontoh dan mengajarkan semangat perbaikan, tetapi justru merekalah paling keras menyuarakan "4 batang" adalah yang terbaik yang harus  diikuti..
Kalau ada yang mengkritisi atau mengingatkan, mereka selalu bilang:"Jangan mempertanyakan aturan Tuhan! Sok Tahu Kamu! Jangan melecehkan ajaran agama, ntar masuk neraka kamu..!"

Ayat yang tadinya turun untuk membuat manusia lebih menghargai kesehatan , Sekarang malah jadi alat pembenaran untuk melecehkan dan merusak kesehatan.

Hmm.. Benar-benar penduduk sial yang susah dibuat mengerti..

Nb.

Dalam dongeng diatas, kenapa Nabi tidak langsung menganjurkan untuk berhenti?
Jawabannya adalah karena penduduk yang sudah kecanduan akan kaget dan sakaw berkepanjangn jika mereka memaksakan berhenti secara mendadak..
Meneriakkan penghentian bisa memicu penolakkan yang hebat.
Akan terjadi kekacauan di masyarakan yang hebat pula..

Dan kalaupun anjuran tersebut diterima, penghentian secara mendadak bisa membuat konsentrasi masyarakat turun, produktivitas akan anjlok..
Proses detoksifikasi untuk pemulihan-pun bisa membutuhkan waktu yang tidak sebentar sehingga bisa mengancam ekonomi masyarakat yang sudah tertata saat itu..

Makanya Nabi membuat solusi dengan mengurangi rokok secara perlahan-lahan, Sementara masih dibolehkan, tetapi maksimal 4 batang saja dalam sehari...

Lha trus, apa hubungannya dengan poligami?
Untuk menghindari ketersinggungan umat, sengaja saya tidak menuliskannya topik yang dimaksud secara terang-terangan,
Semoga anda cukup cerdas menangkap pesan yang ingin saya sampaikan diatas..

Have a nice day semua,..

29 Januari 2013

Download Lagu "Kekiri kekanan (Gemu fa mi re)" Mp3


Saat ini sering sekali saya mendengar lagu ini. Walaupun saya tidak mengerti arti syairnya, tetapi iramamanya yang ceria cukup membuat saya menggerak2kan kepala menikmati hentakan iramanya.
Lagu Gemu fa mi re memang baru mewabah di Indonesia Timur seperti Manado, Gorontalo dan sekitarnya.
Melihat fenomena yang terjadi, besar kemungkinan lagu ini akan mampu mendulang sukses sama seperti lagu Poco-poco beberapa tahun silam.

Ketika saya tanya ke teman judul lagu ini, dia bilang lagu ini judulnya "Kekiri kekanan" berasal dari daerah Gorontalo.
Tetapi setelah mencoba menelusuri lebih lanjut, saya mendapat pencerahan bahwa lagu ini ternyata berasal dari Maumere, bukan dari Gorontalo.
Judulnya pun ternyata juga bukan "Kekiri kekanan", tetapi "Gemu fa mi re".

NF Mof dan Alfred Gare mengangkat syair ini dari warisan penulis anonim berdasarkan pelajaran membaca not (solmisasi) guru agama untuk murid-murid SD hingga SMA pada era tahun 1970-an.

Di Ohe, Maumere, setiap siang atau saat pulang sekolah, murid-murid sekolah biasa menyanyikan syair ini.
Demikian pula muda-mudi sehabis latihan koor juga menyanyikan lagu ini.
Begini syair asli dari penggalan lagu Gemu Fa Mi Re itu dilafalkan:

"La le le luk si la sol/ mi fa mi fa sol, lele tiding fa fa, lele klepin mi mi/ mi do mi do pemuk fa mi re".

Tidak jelas memang, apakah syair itu adalah penggalan refrein atau justru keseluruhan lagunya karena saat ini kebanyakan yang diingat hanyalah penggalan syair tersebut.

Tetapi itu tidaklah penting karena tanpa syair lengkap-pun lagu Gemu Fa Mi Re sudah mampu digandrungi oleh hampir seluruh daratan Flores pada pesta-pesta rakyat masyarakat Flores.
Ketika intro lagu ini mulai diputarkan, kursi-kursi mulai ditinggalkan dan pesta rakyat Florespun berubah menjadi riuh rendah..

Berikut syair lengkap lagu Gemu fa mi re (kekiri kekanan):

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le'le luk ele rebin ha

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le'le luk ele rebin ha

La le le luk sila sol
Mi fa mi fa sol
Le'le tiding fa fa
Rebing mude mi

Do do do do mi do mi do gemu fa mi re
ele le... ele le...
la le le luk sila sol
mi fa mi fa sol
le'le tiding fa fa
Rebing mude mi
Do do do do mi do mi do gemu fa mi re (Mmm... Manis)

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le'le luk ele rebin ha

Maumere da gale kota Ende
Pepin gisong gasong
Le'le luk ele rebin ha

Reff:
Putar ke kiri e...
Nona manis putarlah ke kiri
ke kiri ke kiri ke kiri dan ke kiri ke kiri ke kiri ke kiri manis e..

Sekarang kanan e..
Nona manis putarlah ke kanan
ke kanan ke kanan ke kanan dan ke kanan ke kanan ke kanan ke kanan manis e..


Download Lagu Gemu fa mi re (Kekiri kekanan) Mp3 (4,85 Mb):

www.4shared.com/mp3/a-cpL8D5/Gemu_fa_mi_re.htm

Enjoy, Selamat bergoyang..